BAKTI SOSIAL PENYULUHAN KESEHATAN “SABTU CERIA BERBAGI BERSAMA”

Untuk mewujudkan sumber daya manusia yang sehat fisik, mental, dan sosial serta produktivitas yang optimal diperlukan upaya-upaya pemeliharaan dan peningkatan kesehatan secara terus menerus yang dimulai sejak dalam kandungan, balita/usia prasekolah, usia sekolah sampai dengan usia lanjut.
Menyadari akan adanya tanggung jawab besar sebagai generasi penerus bangsa khususnya dalam bidang kesehatan, maka Himpunan Mahasiswa Pascasarjana ITB (HMPF ITB) dan KAMIL Pascasarjana ITB (Keluarga Mahasiswa Islam Pascasarjana ITB) mengadakan kegiatan “Sabtu Ceria, Berbagi Bersama” (bakti sosial penyuluhan kesehatan ke desa) dengan sasaran siswa SD dan warga sekitar. Sasaran Bakti Sosial Penyuluhan Kesehatan ini adalah siswa kelas 1-6 SDN Cicayur 1 dan 2 serta warga sekitar Mesjid Mujahid Desa Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Pembukaan Bakti Sosial – Sabtu Ceria di lapangan SD Cicayur 1 dan 2

Bentuk kegiatan yang dilakukan merupakan pengenalan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada siswa dan Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang (DAGUSIBU) kepada guru. PHBS merupakan semua perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran sehingga anggota kerluarga atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam kegiatan kesehatan di masyarakat.

Edukasi praktik cuci tangan yang benar oleh panitia

Jenis PHBS yang dilakukan meliputi cara mencuci tangan yang benar, memilah sampah, dan pemilihan jajanan yang sehat untuk kelas 1 sampai 3. Melalui kegiatan PHBS ini diharapkan siswa mampu menerapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk kesehatan dirinya sendiri. Penyuluhan pencegahan dini pelecehan terhadap anak serta pencegahan penyalahgunaan bahan kimia menjadi agenda kegiatan yang khusus diberikan kepada siswa kelas 4 sampai 6. Hal ini didasarkan pada kekhawatiran atas maraknya hal-hal tersebut dengan menjadikan anak-anak di bawah umur sebagai korban. DAGUSIBU merupakan program yang dicetuskan oleh Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) agar masyarakat mampu mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat secara baik dan benar. Melalui pengenalan program ini kepada guru sekolah diharapkan akan adanya kebijakan tindakan terhadap obat mulai dari kelompok yang berperan penting di masyarakat.

Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Farmasi

HMPF merupakan organisasi mahasiswa pascasarjana dalam lingkup Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung yang dibentuk berdasarkan SK lembaga kemahasiswaan ITB dengan Dekan Sekolah Pascasarjana ITB No. 566/l.1.B01.1/PP/2016 dan SK Dekan Sekolah Farmasi ITB 636A/SK/I1.C03/KP/2016.

Berita Terkait