Tanggal 19-20 Desember 2018 HMPF kembali mengadakan acara Pharma Field Trip dengan tujuan PT. Rohto Laboratories Indonesia yang berlokasi di Padalarang-Bandung dan Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BALITTRO) yang berlokasi di Kota Bogor. Acara ini setidaknya diikuti oleh 19 orang mahasiswa pascasarjana farmasi ITB dari berbagai kelompok keilmuan. Sebelumnya, Pharma Field Trip (PFT) adalah kegiatan Studi Lapangan (Field Study/Support Activity) dengan sasaran mahasiswa(i) Pascasarjana Farmasi dan Apoteker ITB dari semua kelompok keilmuwan. Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta dapat membuka pikiran dengan melihat secara langsung medan kerja dan memperluas wawasan mengenai penelitian pada bidang farmasi.
Hari pertama Pharma Field Trip
Pukul 07.00 WIB HMPF bersama Mahasiswa Pascasarjana Farmasi ITB telah bertemu di titik kumpul untuk bersama-sama melakukan perjalanan kunjungan ke PT. Rohto Laboratories Indonesia di Padalarang, Bandung; yang merupakan salah satu industri farmasi terbesar di Indonesia.
Agenda pertama kunjungan ini adalah presentasi dari pihak PT. Rohto Laboratories Indonesia. Presentasi meliputi sejarah singkat, jenis produk yang dipasarkan, hingga pengaplikasian budaya 5K/5R/5S yang mayoritas diterapkan di perusahaan/manufaktur milik Jepang. Presentasi kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yangmana pertanyaan-pertanyaan dari peserta dijawab langsung oleh perwakilan dari masing-masing bidang yang tahu benar seluk-beluk hal terkait bidangnya. Agenda ini setidaknya menghabiskan waktu satu jam.


Sambutan dan ucapan terima kasih dari Sekolah Farmasi ITB yang telah diperkenankan untuk melakukan kunjungan ke PT. Rohto Laboratories Indonesia
Setelah sesi serah terima kenang-kenangan, para peserta diajak untuk touring berbagai bagian di PT. Rohto Laboratories Indonesia; seperti produksi, R&D, QA, QC, hingga penyimpanan. Sayang sekali para tamu tidak diperkenankan untuk mengambil gambar.
Selesainya seluruh rangkaian acara di PT. Rohto Laboratories Indonesia, para peserta langsung melanjutkan perjalanan ke Bogor, kota Hujan, untuk keesokan siangnya mengunjungi Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BALITTRO). Para peserta menginap di Wisma Amarilis IPB yang sangat asri dan nyaman.
Hari kedua Pharma Field Trip
Karena kunjungan ke BALITTRO dijadwalkan pukul 14.00 WIB maka panitia bersama peserta berinisiatif untuk menghabiskan waktu jalan-jalan di Kebun Raya Bogor. Terutama untuk mahasiswa dari tanah rantau, tentu saja ini merupakan suatu kesempatan yang tidak bisa dilewatkan begitu saja.
Sampailah waktu yang dijanjikan untuk para peserta melakukan kunjungan ke Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BALITTRO), Bogor, Jawa Barat. BALITTRO secara struktural merupakan unit pelaksana teknis di bidang penelitian dan pengembangan yang berada di bawah Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Seperti ketika kunjungan di PT. Rohto kemarin, kali inipun para peserta diagendakan untuk mengikuti presentasi singkat dan tanya jawab bersama BALITTRO. Selanjutnya, para peserta diajak berkeliling di Kebun Wisata Ilmiah Tanama Obat BALITTRO.

Mengikuti presentasi dan sesi tanya jawab bersama pihak Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BALITTRO)

Ucapan terima kasih dan serah terima kenang-kenangan dari Sekolah Farmasi ITB yang telah diperkenankan untuk melakukan kunjungan ke Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BALITTRO)

Diajak berkeliling di Kebun Wisata Ilmiah Tanaman Obat di BALITTRO sembari dijelaskan mengenai fungsi tanaman obat terkait
Selesai mengelilingi kebun tanaman obat yang sangat luas, para peserta diajak mencicipi berbagai macam jamu segar siap saji di Griya Jamu & Spa. Jamu-jamu ini tentu saja diolah dari tanaman hasil kebun. Di sini kita dapat meminta satu atau lebih macam campuran jamu. Satu gelasnya dipatok harga 5000 rupiah dan sudah termasuk pemanis untuk menetralisir pahit dari jamu.
Selepas dari kunjungan BALITTRO, para peserta langsung bersiap pulang menuju Bandung. Pharma Field Trip 2018 memberikan begitu banyak ilmu, kenang-kenangan, dan tak lupa ikatan berharga di antara para pesertanya.







Komentar Terbaru